Mujiati Tour Jadi Pemateri Pelatihan Pemandu Wisata Pacitan 2026, Dorong Lahirnya Pemandu Wisata Profesional

PACITAN – Pemilik biro perjalanan wisata Mujiati Tour, Mujiati, menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Kabupaten Pacitan 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan.

Kegiatan yang berlangsung di Hall Putra Samudra 1 Pacitan pada 10 Juni 2026 ini dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Pelatihan diikuti oleh 30 calon pemandu wisata dan 15 pemandu wisata muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Pacitan.

Pelatihan ini bertujuan untuk menjaring, meningkatkan pengetahuan, serta mematangkan kemampuan para pemandu wisata agar mampu menjadi pemandu yang profesional, handal, dan berdaya saing dalam melayani wisatawan yang berkunjung ke Pacitan.

Sebagai pemilik Mujiati Tour, salah satu biro perjalanan wisata yang aktif melayani wisatawan di Pacitan, Dwi membagikan pengalaman dan pengetahuan seputar dunia kepemanduan wisata. Materi yang disampaikan mencakup teknik pelayanan wisatawan, komunikasi efektif, etika pemandu wisata, hingga cara menghadapi berbagai situasi yang kerap ditemui di lapangan.

foto bersma perserta pelatihan

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi dan tanya jawab. Beragam topik dibahas, mulai dari sumber sejarah destinasi wisata, teknik penyelesaian masalah di lapangan, hingga langkah-langkah untuk menjadi pemandu wisata yang profesional.

Menurut Dwi, seorang pemandu wisata tidak hanya bertugas mengantar wisatawan, tetapi juga menjadi duta daerah yang mampu memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta keramahan masyarakat Pacitan kepada para pengunjung.

“Pemandu wisata harus terus belajar, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan komunikasi agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujarnya.

Suasana pelatihan semakin menarik saat sesi penutupan. Dalam sesi tersebut, pemateri mengukur minat peserta untuk menekuni profesi pemandu wisata secara serius. Hasilnya, sekitar 85 persen peserta menyatakan komitmennya untuk terus belajar dan menambah jam terbang guna meningkatkan kompetensi mereka.

Bahkan, sejumlah peserta mengusulkan kepada panitia untuk membentuk grup WhatsApp sebagai wadah berbagi informasi, pengalaman, dan peluang kegiatan wisata. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi sarana kolaborasi bagi para pemandu wisata muda dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang kepemanduan wisata.

Melalui pelatihan ini, Disparpora Kabupaten Pacitan berharap akan lahir lebih banyak pemandu wisata yang profesional dan mampu mendukung perkembangan sektor pariwisata daerah. Kehadiran praktisi seperti Mujiati Tour sebagai pemateri juga dinilai memberikan wawasan nyata tentang kebutuhan industri wisata yang terus berkembang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

wa